Tuas Katup Dengan Eksenter Penyetel (mis. BMW)

Tuas Katup Dengan Eksenter Penyetel (mis. BMW)

Penyetel Celah Katup Pada Motor Neptune (Colt  T-120) 

  1. Fuler
    2. Mur penyetel ( mur stop yang mengunci sendiri )
    3. Tuas katup dari pelat yang di pres
  2. Penyetelan Celah Katup
  3. Peralatan 

Peralatan yang dipergunakan untuk mendukung terlaksananya pembelajaran yang baik dan harus dipersiapkan sebelumnya adalah :  Peralatan servis dalam kotak alat-

Kunci sok-

Kunci momen-

  1. Bahan 

Bahan yang diperlukan untuk mendukung terlaksananya pembelajaran yang baik dan harus dipersiapkan sebelumnya adalah :

Kendaraan atau stan motor/mesin hidup-

Paking tutup kepala silinder-

Kain lap-

  1. Langkah kerja 

Cari besar celah katup di dalam buku data / manual. Besarnya celah katup- pada mesin panas / dingin biasanya tidak sama.  Lepas tutup kepala silinder.-  Kencangkan baut-baut kepala silinder dengan kunci momen sesuai dengan- urutan pengencangan yang benar seperti gambar. Data kekuatan pengencangan baut lihat di Modul manual.

Gambar 12. Urutan Pengencangan Baut Kepala Silinder 

Kencangkan baut atau mur unit tuas penekan katup dengan kunci momen sesuai dengan urutan pengencangan yang benar seperti gambar Pengencangan jangan terlalu keras. Data kekuatan pengencangan baut lihat-  di buku manual.

Gambar 13. Urutan Pengencangan Baut /Mur Unit Tuas Penekan Katup

Putar motor searah dengan putarannya sampai tanda TMA tepat. Tanda TMA terletak pada puli motor (gambar) atau pada roda gaya.

Gambar 14. Penepatan Tanda TMA

Tentukan posisi saat akhir langkah kompresi pada silinder

1.Ketika tanda TMA tepat maka torak silinder 1 (silinder yang posisinya terjauh  dari roda gaya) pada posisi TMA, namun terdapat 2 kemungkinan langkah/proses yang terjadi, yaitu akhir langkah kompresi atau akhir langkah buang/awal langkah isap (katup overlaping). Akhir langkah kompresi dapat diketahui dari adanya celah pada kedua katupnya, karena posisi kedua katup tertutup atau tidak ada penekanan pada komponen penekan katup. Sementara untuk akhir langkah buang/awal langkah isap dapat diketahui dari adanya penekanan pada komponen penekan katup isap dan buang atau adanya pergerakan katup isap dan buang (overlaping) jika puli digerakkan
bolak-balik pada daerah sekitar TMA.

Sumber: https://www.gurupendidikan.co.id/jasa-penulis-artikel/