Toyota dan BMW Lanjutkan Kerja Sama, Mobil Baru Siap Meluncur

Hubungan Toyota dan BMW masih panjang setelah mencetuskan mobil sport kembar Supra dan Z4. Setahun sudah hadir di pasar, model anyar tahun 2021 pun telah disiapkan dengan tenaga lebih banyak pada mesin enam silinder dan empat silinder plus ada pun edisi khususnya.

Keduanya sampai ketika ini masih saling terhubung guna perencanaan perubahan Supra berikutnya. Berdasarkan keterangan dari manajer senior perencanaan produk kendaraan, Jack Hollis, bahwa Toyota masih sepenuhnya bertanggung jawab atas penataan sasis pada mobil ini.

Terlepas dari tersebut ia menyatakan bahwa koordinasi bukan lagi seintensif di mula rencana membina Supra dan Z4 bersama-sama. Masing-masing kesebelasan dari perusahaan sekarang sudah mulai berdikari mengurus dan mengembangkan mobil hasil perkawinan pabrik Jepang dan Jerman ini.

“Seiring berjalannya waktu, terdapat lebih tidak sedikit pemisahan. Sementara kami masih saling melempar gagasan dan berbagi informasi, kami menciptakan kesepakatan guna berpisah. Itu bukan tanpa perbincangan. Itu bukan tanpa rekayasa. Chief Engineer Tada dan timnya tetap bersangkutan cukup konstan dengan BMW,” Ungkapnya.

Seperti diketahui mobil laksana Supra bukanlah ujung tombak penjualan untuk perusahaan laksana Toyota, yang memiliki sekian banyak opsi keperluan pasar. Model-model laksana ini ingin lebih mengkhususkan nilai citra yang hendak dicapai.

Meski tak terlampau peduli dengan angka penjualannya, Supra mustahil dipungkiri dengan gampang memikat pasar. Pada tahun 2019 saja mobil ekuivalen USD 56 ribu atau selama Rp 840 juta di Amerika Serikat tersebut terjual 2.884 unit. Jangan lupakan pula hasil tersebut didapat melulu dalam masa-masa 6 bulan sebab mobil baru meluncur di bulan Juli 2019.

Sumber: