Tips Berkomunikasi dengan Anak

Tips Berkomunikasi dengan Anak

Tahukah Ayah bunda, berkomunikasi dengan anak umur dini tidaklah sama dengan orang dewasa? Anak-anak masih dengan pemikiran yang polos dan sederhana, sarat imajinasi, kreatif, aktif, dan tidak jarang kali berkembang. Maka dari itu, anda harus dapat memahami dan menyesuaikan teknik berkomunikasi dengan anak.

Agar anak merasa nyaman ketika berkomunikasi dengan orang tua, kita dapat menerapkan poin-poin di bawah ini:

1. Memancing anak bercerita dengan mengisahkan pengalaman yang baru saja dilaluinya. Biasanya anak akan motivasi bercerita asalkan kita memperhatikan dan tertarik dengan kisah yang dikatakan anak.

2. Saat anak bercerita, anda harus konsentrasi dengan menyaksikan matanya, tidak boleh sambil memainkan gadget, hentikan sejenak pekerjaan yang anda lakukan. Mendekatlah untuk anak, dengarkan dengan cermat dan berikan tanggapan.

3. Berikan definisi atas kisah yang dikatakan buah hati kita, teknik berkomunikasi anda dan anak tentu berbeda, tidak terdapat salahnya anda ikuti bahasa anak kita.

4. Bantu anak mengungkapkan perasaannya dengan bertanya. Saat anak bertanya, orang tua tidak boleh pernah mengabaikannya, meskipun di ketika pertanyaan anak tidak terjawab. Ajak anak untuk menggali jalan keluarnya bersama-sama.

5. Membimbing anak supaya dapat memungut keputusan dengan tepat. Terlebih dahulu anda jelaskan dampak yang terjadi dari keputusan yang diambil supaya anak lebih gampang memahaminya.

6. Anak mempunyai emosi yang belum stabil sampai-sampai lebih gampang marah, dekati anak dan tanyakan apa yang menciptakan anak marah. Jangan hingga anak merasa dilalaikan dan tidak dipedulikan.

7. Tidak butuh merasa malu ketika berkomunikasi dengan bahasa anak-anak. Misalnya, ketika orang tua berperan sebagai badut yang lucu di depan anak, malah anak bakal lebih menyenangi orang tua mereka dan komunikasi antara orang tua dan anak bakal semakin menyenangkan.

Sumber : www.studybahasainggris.com