Pengertian Dan Definisi Koloid

Pengertian Dan Definisi Koloid

dalam artikel ini akan berbagi bahan kimia tentang arti koloid. Setelah sebelumnya dijelaskan sistem koloid, sifat koloid alam dan berbagai jenis koloid. Untuk memahami dan mengetahui dengan pasti pemahaman koloid itu, teman-teman pertama harus memahami sedikit tentang studi kasus koloid misalnya pengertian koloid dan definisi koloid

Definisi Koloid

Bukan Koloid – Definisi Koloid
Ketika kita mencampur gula dengan air, ternyata gula larut dan kita mendapatkan larutan gula. Dalam larutan, zat terlarut terdispersi dalam bentuk partikel yang sangat kecil, sehingga tidak dapat dibedakan dari medium, saat menggunakan mikroskop ultra. Solusinya adalah berkelanjutan dan merupakan sistem fase tunggal (homogen). Ukuran partikel zat terlarut kurang dari 1 nm (1 nm = 10-9 m). Solusinya stabil (tidak terpisah) dan tidak bisa disaring.

koloid
Di sisi lain, jika kita mencampur tepung dengan air, itu membentuk tepung terigu yang tidak larut. Meskipun campuran ini dicampur, tepung akan secara bertahap terpisah (pengalaman sedimentasi). Campuran ini kami sebut suspensi. Suspensinya heterogen dan tidak kontinyu, jadi ini adalah sistem dua fase. Ukuran partikel tersuspensi lebih besar dari 100 nm. Suspensi dapat dipisahkan dengan menyaring.
Selanjutnya, jika kita mencampur susu (misalnya susu instan) dengan air, ternyata susu “larut” tetapi “solusi” tidak jernih tetapi berawan. Jika diabaikan, campuran tidak terpisah dan tidak dapat difilter (hasil penyaringan tetap berawan). Secara makroskopik, campuran ini tampaknya homogen.

 

untuk mengetahui rumus koloid lengkap ada di https://rumusrumus.com/

Namun, bila dilihat dengan mikroskop ultra, masih dapat dibedakan dari partikel susu yang tersebar di air. Campuran ini disebut koloid. Ukuran partikel koloid bervariasi dari 1 nm hingga 100 nm. Dengan demikian, koloid diklasifikasikan sebagai campuran heterogen dan merupakan sistem dua fase.

Kesimpulan pada pemahaman koloid
“Pemahaman koloid adalah suatu bentuk campuran dua atau lebih zat yang homogen, tetapi memiliki ukuran partikel tersebar yang cukup besar (1-1000 nm) sangat tipis yang diamati di bawah mikroskop, namun partikel yang dapat dibedakan yang telah dicampur.