Tugas KOMUNIKASI DATA

Tugas KOMUNIKASI DATA

Tugas KOMUNIKASI DATA

Tugas KOMUNIKASI DATA
Tugas KOMUNIKASI DATA

1. A. Komunikasi Data

Pengertian Komunikasi data berhubungan erat dengan pengiriman data menggunakan sistem transmisi elektronik satu terminal komputer ke terminal komputer lain. Data yang dimaksud disini adalah sinyal-sinyal elektromagnetik yang dibangkitkan oleh sumber data yang dapat ditangkap dan dikirimkan ke terminal-terminal penerima. Yang dimaksud terminal adalah peralatan untuk terminal suatu data seperti disk drive, printer, monitor, papan ketik, scanner, plotter dan lain sebagainya.

Mengapa diperlukan suatu teknik komunikasi data antar komputer satu dengan komputer atau terminal yang lain. Salah satunya adalah sebagai berikut :

1. Adanya distributed processing , ini mutlak diperlukan jaringan sebagai sarana pertukaran data.

2. Transaksi sering terjadi pada suatu lokasi yang berbeda dengan lokasi pengolahan datanya atau lokasi di mana data tersebut akan digunakan, sehingga data perlu dikirim ke lokasi pengolahan data dan dikirim lagi ke lokasi yang membutuhkan informasi dari data tersebut.
3. Biasanya lebih efisien atau lebih murah mengirim data lewat jalur komunikasi, lebih-lebih bila data telah diorganisasikan melalui komputer, dibandingkan dengan cara pengiriman biasa.
4. Suatu organisasi yang mempunyai beberapa lokasi pengolahan data, data dari suatu lokasi pengolahan yang sibuk dapat membagi tugasnya dengan mengirimkan data ke lokasi pengolahan lain yang kurang atau tidak sibuk.

Jaringan komputer mulai berkembang di awal tahun 1980 sebagai media komunikasi komunikasi yang berkembang pesat. Sehingga sampai saat ini komputer menjadi sarana komunikasi yang sangat efektif dan hampir seluruh bentuk informasi melibatkan komputer dalam penggunaannya.

Dengan ditemukannya internet, berbagai informasi bisa diakses dari rumah dengan biaya yang murah. Komunikasi data sebenarnya merupakan gabungan dua teknik yang sama sekali jauh berbeda yaitu pengolahan data dan telekomunikasi. Dapat diartikan bahwa komunikasi data memberikan layanan komunikasi jarauk juah dengan sistem komputer.

1. B. Model Komunikasi Data

Dalam proses komunikasi data dari satu lokasi ke lokasi yang lain, harus ada minimal 3 unsur utama sistem yaitu sumber data, media transmisi dan penerima. Andaikan salah satu unsur tidak ada, maka komunikasi tidak dapat dilakukan. Secara garis besar proses komunikasi data di jelaskan berikut ini :

* Sumber Data

Pengertian sumber data adalah unsur yang bertugas untuk mengirimkan informasi, misalkan terminal komputer, Sumber data ini membangkitkan berita atau informasi dan menempatkannya pada media transmisi. Sumber pada umumnya dilengkapi dengan transmitter yang berfungsi untuk mengubah informasi yang akan dikirimkan menjadi bentuk yang sesuai dengan media transmisi yang digunakan, antara lain pulsa listrik, gelombang elektromagnetik, pulsa digital. Contoh dari transmisi adalah modem yaitu perangkat yang bertugas untuk membangkitkan digital bitstream dari PC sebagai sumber data mejadi analog yang dapat dikirimkan melalui jaringan telepon biasa menuju ke tujuan.

* Media Transmisi

Media transmisi data merupakan jalur dimana proses pengiriman data daari satu sumber ke penerima data. Beberapa media transmisi data yang dapat digunakan jalur transmisi atau carrier dari data yang dikirimkan, dapat berupa kabel, gelombang elektromagnetik, dan lain-lain. Dalam hal ini berfungsi sebagai jalur informasi untuk sampai pada tujuannya.

Ada beberapa hal yang berhubungan dengan transmisi data yaitu kapasitas dan tipe channel transmisi, kode transmisi, mode transmisi, protokol yang digunakan dan penggunaan kesalahan transmisi.

Beberapa media transmisi yang digunaka antara lain: twisted pair, kabel coaxial, serat optik dan gelombang elektromagnetik.

* Penerima Data

Pengertian penerima data adalah alat yang menerima data atau informasi, misalkan pesawat telepon, terninal komputer, dan lain-lain. Berfungsi mnerima data yang dikirimkan oleh suatu sumber informasi. Perima merupakan suata alat yang disebut receiver yang fungsinya untuk menerima sinyal dari sistem transmisi dan menggabungkannya ke dalam bentuk tertentu yang dapat ditangkap dan digunakan oleh penerima. Sebagai contoh modem yang berfungsi sebagai receiver yang menerima sinyal analog yang dikirim melalui kabel telepon dan mengubahnya menjadi suatu bit stream agar dapat ditangkap oleh komputer penerima.

Kegunaan dasar dari sistem komunikasi ini adalah menjalankan pertukaran data antara 2 pihak. Pada gambar diberikan contoh, yaitu komunikasi antara sebuah workstation dan sebuah server yang dihubungkan sengan sebuah jaringan telepon. Contoh lainnya bisa berupa pertukaran sinyal-sinyal suara antara 2 telepon pada satu jaringan yang sama.

Berikut ini penjelasan dari contoh komunikasi data tersebut :

* Source (Sumber). Peralatan ini membangkitkan data sehingga dapat ditransmisikan. Misalkan telepon dan PC (Personal Computer)
* Transmiter (Pengirim). Biasanya data yang dibangkitkan dari sistem sumber tidak ditransmisikan secara langsung dalam bentuk aslinya. Sebuah transmisi cukup memindah dan menandai informasi dengan cara yang sama seperti menghasilkan sinyal-sinyal elektromagnetik yang dapat ditransmisikan melewati beberapa sistem transmisi berurutan. Sebagai contoh, sebuah modem tugasnya menyalurkan suatu digital bit stream dari suatu alat yang sebelumnya sudah dipersiapkan misalnya PC, dan menstransformasikan bit stream tersebut menjadi suatu sinyal analog yang dapat ditransmisikan melalui jaringan telepon.
* Sistem Transmisi. Berupa jalur transmisi tunggal atau jaringan kompleks yang menghubungkan antara sumber dengan tujuan.
* Receiver (Penerima). Receiver menerima sinyal dari sistem transmisi dan menggabungkannya ke dalam bentuk tertentu yang dapat ditangkap oleh tujuan. Sebagai contoh, sebuah modem akan menerima suatu sinyal analog yang datang dari jaringan atau jalur transmisi dan mengubahnya menjadi suatu digital bit stream.
* Destination (Tujuan). Menangkap data yang dihasilkan okeh receiver.

1. C. Komunikasi Data Pada Komputer

Suatu sistem komunikasi data dapat berbentuk offline communication system (sistem komunikasi offline) atau online communication system (sistem komunikasi online). Sistem komunikasi data dapat dimulai dengan sistem yang sederhana, seperti misalnya jaringan akses terminal, yaitu jaringan yang memungkinkan seorang operator mendapatkan akses ke fasilitas yang tersedia dalam jaringan tersebut. Operator bisa mengakses komputer guna memperoleh fasilitas, misalnya menjalankan program aplikasi, mengakses database, dan melakukan komunikasi dengan operator lain. Dalam lingkungan ideal, semua fasilitas ini harus tampak seakan-akan dalam terminalnya, walaupun sesungguhnya secara fisik berada pada lokasi yang terpisah.

* Sistem Komunikasi Off line.

Sistem komunikasi Offline adalah suatu sistem pengiriman data melalui fasilitas telekomunikasi dari satu lokasi ke pusat pengolahan data, tetapi data yang dikirim tidak langsung diproses oleh CPU (Central Processing Unit). Seperti pada Gambar 4.3, di mana data yang akan diproses dibaca oleh terminal, kemudian dengan menggunakan modem, data tersebut dikirim melalui telekomunikasi. Di tempat tujuan data diterima juga oleh modem, kemudian oleh terminal, data disimpan ke alamat perekam seperti pada disket, magnetic tape, dan lain-lain. Dari alat perekam data ini, nantinya dapat diproses oleh computer

Sumber : https://freemattandgrace.com/

Algoritma Bresenham

Algoritma Bresenham

Algoritma Bresenham

Algoritma Bresenham
Algoritma Bresenham

Untuk menentukan jumlah pixel yang membuat suatu garis menggunakan algoritma bresenhem adalah sebagai berikut :

1. Masukan 2 endpoints, simpan endpoints kiri sebagai (x0, y0) dan kanan (x1,y1)

2. Hitung konstanta Δx, Δy, 2Δy, 2Dx,2Δy–2Δx dan nilai awal parameter keputusan

p0= 2Δy –Δx

3. Pada setiap xk di garis, dimulai dari k=0, ujilah :

Jika pk 0 maka plot (xk+1, yk+1) dan pk= pk+ 2Δy -2Δx

4.Ulangi tahap 4 sampai mencapai x,y yang di tuju.

Contoh :

Hitunglah posisi piksel hingga membentuk sebuah garis yang menghubungkan titik (4,1) dan (14,8) !

1. Menentukan endpoints (x0,y0)= (4,1) dan (x1,y1)=(14,8)
2. Hitung kostanta :

Dx = x1-x0 Dx= 14-4=10

Dy= y1-y0 Dy= 8-1=7

2Dx= 2.10=20

2Dy= 2.7=14

2Dy-2Dx= 14-20= -6

pk=p0= 2Dy-Dx pk=p0= 14-10=4

3. jadi nilai keputusan awal= 4, karena pk=4 maka kita gunakan pk>0 maka

plot (xk+1,yk+1) = (4+1,1+1) = (5,2) adalah plot yang terbentuk pada K=0.

dan kita hitung nilai keputusan untuk plot selanjutnya. Dengan rumus

pk= pk+ 2Δy -2Δx pk=4+(-6)=-2 adalah nilai keputusan yang ke 2. karena

pk=-2 kita gunakan rumus pk<0 maka plot (xk+1,yk) = (5+1,2) = (6,2)

plot yang terbentuk pada K=1. Ulangi cara tersebut hingga mencapai end point (x1,y1). Untuk mempermudah buatlah table seperti di bawah ini

Sumber : https://merpati.co.id/

Siswa MAN 1 Yogyakarta Raih Medali Emas di Ajang “International Robotic Competition” di Malaysia

Siswa MAN 1 Yogyakarta Raih Medali Emas di Ajang International Robotic Competition di Malaysia

Siswa MAN 1 Yogyakarta Raih Medali Emas di Ajang “International Robotic Competition” di Malaysia

Siswa MAN 1 Yogyakarta Raih Medali Emas di Ajang International Robotic Competition di Malaysia
Siswa MAN 1 Yogyakarta Raih Medali Emas di Ajang International Robotic Competition di Malaysia

Prestasi Internasional kembali diukir siswa Madrasah

. Kali ini oleh Abizard Rahadiyan Wahyudi dan Ammarsatya Esza, siswa MAN 1 Yogyakarta yang meraih medali emas dalam International Robotic  Competition yang digelar ‘International Islamic University Malaysia’ (IIUM).

“Alhamdulillah Abizard dan Ammarsatya berhasil mengharumkan  MAN 1 Yogyakarta, Kanwil Kemenag DIY, dan Madrasah Indonesia pada umumnya. Semoga bisa menjadi jalan kesuksesan untuk siswa yang telah berprestasi tersebut,” ungkap Kepala MAN 1 Yogyakarta, Wiranto Prasetyahadi di Yogyakarta, Sabtu (14/9).

Menurutnya, prestasi ini kembali menjadi bukti bahwa siswa Madrasah bisa berprestasi di ajang internasional, bersaing dengan sekolah umum bahkan sekolah dari negara lain.

“Siswa Madrasah harus tampil penuh percaya diri karena sudah banyak

yang dapat membuktikannya, berprestasi akademik dan non akademik,” paparnya lagi.

Abizard dan Ammarsatya meraih emas pada cabang creative. Ada delapan kategori yang dilombakan pada International Robotic  Competition di Malaysia. Selain creative, cabang lainnya adalah soccer robot, autonomous sumo, mini combat, trashure hunt, time rush, rove, dan drone.

Menurut Abizard, robot karyanya dengan Ammarsatya adalah automated egg sorter, based on convegor and light sensor (Robot yang mensortir telor secara otomatis berbasis cahaya).

“Melalui robot ini, akan memudahkan dalam memilah dan membedakan antara telur segar dan telur busuk,” ujarnya penuh semangat.

Siswa kelahiran, Sleman, 3 Mei 2003 itu menuturkan

, ide kreatif didapatkan ketika ia berkunjung di salah satu peternakan ayam petelur. Saat itu, ia melihat cara memilah telur ayam yang berjumlah banyak, tetapi hanya menggunakan cara yang sederhana, yaitu air atau dengan diterawang satu persatu dengan cahaya. Tentu hal ini, menurutnya tidaklah efektif dan efesien.

“Belajar dari kesulitan tersebut, kami lantas mempunyai gagasan dan ide bagaimana cara membantu para peternak agar mempermudah memilah dan membedakan telur yang masih segar dan telur yang sudah busuk,” tandasnya lagi.

Sebelumnya, Abizard juga telah meraih banyak prestasi dalam bidang robotik. Antara lain, Juara 1 Aurora Robotic Competition di Universitas Negeri Purwokerto Tahun 2016, Juara 3 Madrasah Robotic Competition Kemenag Pusat Tahun 2016, Juara 1 Aurora Robotic Competition di Universitas Negeri Purwokerto Tahun 2017, Juara Harapan 1 E-Bote Competition, Taman Pintar MIPA UGM Tahun 2017, Juara 1 Madrasah Robotic Competition Kemenag Pusat Tahun 2018, dan Juara 3 KRPY Taman Pintar UGM Tahun 2018.

 

Baca Juga :

 

 

1000 Mahasiswa PTKIS Terima Beasiswa Bidikmisi Kemenag

1000 Mahasiswa PTKIS Terima Beasiswa Bidikmisi Kemenag

1000 Mahasiswa PTKIS Terima Beasiswa Bidikmisi Kemenag

1000 Mahasiswa PTKIS Terima Beasiswa Bidikmisi Kemenag
1000 Mahasiswa PTKIS Terima Beasiswa Bidikmisi Kemenag

Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Ditjen Pendidikan Islam, telah memberikan beasiswa Bidikmisi kepada 1000 mahasiswa yang kuliah di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS).

Hal ini diungkap Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam, Imam Safei

saat memberikan pembekalan kepada Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) Bidikmisi Kemenag dalam Orientasi dan Bimbingan Teknis Beasiswa Bidikmisi, 16-18 September di Bogor.

Imam Safei berpesan agar PTP Bidikmisi melakukan seleksi calon penerima sesuai aturan yang ada.

“Jangan sampai langkah baik berakhir tidak baik karena pemeriksa menganggap apa yang kita lakukan tidak prosedural, sehingga dianggap merugikan negara,” papar Imam di Bogor, Rabu (18/9).

Alumni IAIN Samarinda ini juga minta agar penerima Bidikmisi

dijaga prestasinya melalui pembinaan yang baik, sistematis, terstruktur dan berkesinambungan.

“Jadikan mereka fider untuk atlit-atlit di ajang Nasional seperti PIONIR dan kompetisi lainnya karena mereka adalah anak-anak yang hebat,” katanya.

Imam meminta kepada Direktorat PTKI utuk memberikan reward kepada PTP yang sukses mengawal mahasiswa Bidikmisi, menjadi lebih baik, lebih hebat dan lebih berprestasi. Salah satunya dengan memberikan tambahan kuota besiswa pada tahun yang akan datang.

Doktor Riset dan Evaluasi Universitas Negeri Jakarta ini juga meminta 35 PTP

Bidikmisi dan 13 Sekretaris Kopertais untuk membuat proyeksi lulusan penerima Beasiswa Bidikmisi.

“Kalau mau bekerja, di mana mereka disalurkan dan kalau mau studi lanjut, di perguruan tinggi mana sehingga ada perbaikan nasib bagi mereka,” lanjutnya.

Imam Safei berharap, Bidikmisi menjadi program unggulan sekaligus penanda kehadiran negara untuk anak-anak yang kurang beruntung secara ekonomi tetapi memiliki prestasi.

“Di tangan bapak-bapak dan ibu, anak-anak bangsa inilah akan tumbuh dan berkembang, karena sejatinya tidak ada anak yang bodoh karena semuanya memiliki potensi yang dapat dikembangkan,” katanya.

 

Sumber :

https://iway.rosemont.edu/ICS/Campus_Life/Campus_Groups/Organization_of_African_American_Students/Home.jnz?portlet=Discussion_Board&screen=PostView&screenType=change&id=39005c5d-4db5-4a97-b8d4-83c29d27479e

Hari Ini Komisi VII Bahas RUU Pesantren

Hari Ini Komisi VII Bahas RUU Pesantren

Hari Ini Komisi VII Bahas RUU Pesantren

Hari Ini Komisi VII Bahas RUU Pesantren
Hari Ini Komisi VII Bahas RUU Pesantren

Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR terus mengebut penyelesaian rancangan undang-undang

di sisa masa tugasnya yang akan berakhir bulan ini.
Berita Terkait
Ini 7 Kitab Dasar yang Diajarkan di Pesantren
FSPP Banten: Pemerintah Jangan Campuri Urusan Dapur Pesantren
Tantangan Formalisasi Pesantren

Salah satu yang dikebut pembahasannya adalah RUU Pesantren. Komisi VII DPR, hari ini, Kamis (19/9/2019), akan membahas RUU Pesantren tersebut dengan pemerintah.

Komisi VIII mengundang Menteri Agama, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menristek Dikti, Menteri Keuangan, Mendagri, MenPan RB, serta Menkumham.

Pada rapat kerja ini, akan ada laporan dari Panitia Kerja RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan.

Dilanjutkan dengan pandangan-pandangan tiap fraksi,

kemudian pemaparan pandangan dari Mengeri Agama RI, Lukman Hakim Syarifuddin.

“Pengambilan Keputusan untuk dilanjutkan pada Pembicaraan Tingkat II
dalam Rapur DPR RI,” hal itu tertulis dalam jadwal Komisi VII DPR yang diterima redaksi, Kamis (19/9/2019).

Beberapa bulan sebelumnya, draf RUU Pesantren mengundang respon negatif dari Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI).

Mereka memprotes draf RUU Pesantren, karena dimasukkannya pendidikan agama Kristen seperti Sekolah Minggu dan Katekisasi.

Menurut Kepala Humas PGI, Jeirry Sumampow,

dalam Pasal 69 draf RUU Pesantren yang menyertakan kedua kegiatan ini dirasa kurang sesuai.

Karena dua kegiatan ini adalah rangkaian kegiatan keagamaan, tidak berbentuk sekolah formal seperti pesantren.

Jeirry mempersilakan agar undang-undang ini terus berjalan khusus untuk mengatur Pesantren, dengan alasan agar tidak membingungkan penganut umat beragama lain.

Meski begitu, ia mengaku bisa menangkap semangat keberagaman yang ada dalam rancangan undang-undang ini.

 

Sumber :

https://campusweb.franklinpierce.edu/ICS/Campus_Life/Campus_Groups/Sustainability_Council/Sustainability_Council%27s_Page.jnz?portlet=Forums&screen=PostView&screenType=change&id=f9abd58e-0dfb-4c95-b7ea-d2e47f10674f

STRUKTUR BUS

STRUKTUR BUS

STRUKTUR BUS

STRUKTUR BUS
STRUKTUR BUS

Sebuah bus sistem terdiri dari 50 hingga 100 saluran yang terpisah. Masing-masing saluran ditandai dengan arti dan fungsi khusus. Walaupun terdapat sejumlah rancangan bus yang berlainan, fungsi saluran bus dapat diklasifikasikan menjadi tiga kelompok, yaitu saluran data, saluran alamat, dan saluran kontrol. Selain itu, terdapat pula saluran distribusi daya yang memberikan kebutuhan daya bagi modul yang terhubung.

Saluran Data : Saluran data memberikan lintasan bagi perpindahan data antara dua modul sistem. Saluran ini secara kolektif disebut bus data. Umumnya bus data terdiri dari 8, 16, 32 saluran, jumlah saluran diakitakan denang lebar bus data. Karena pada suatu saat tertentu masing-masing saluran hanya dapat membawa 1 bit, maka jumlah saluran menentukan jumlah bit yang dapat dipindahkan pada suatu saat. Lebar bus data merupakan faktor penting dalam menentukan kinerja sistem secara keseluruhan. Misalnya, bila bus data lebarnya 8 bit, dan setiap instruksi panjangnya 16 bit, maka CPU harus dua kali mengakses modul memori dalam setiap siklus instruksinya.

Saluran Alamat : Saluran alamat digunakan untuk menandakan sumber atau tujuan data pada bus data. Misalnya, bila CPU akan membaca sebuah word data dari memori, maka CPU akan menaruh alamat word yang dimaksud pada saluran alamat. Lebar bus alamat akan menentukan kapasitas memori maksimum sistem. Selain itu, umumnya saluran alamat juga dipakai untuk mengalamati port-port input/outoput. Biasanya, bit-bit berorde lebih tinggi dipakai untuk memilih lokasi memori atau port I/O pada modul.

Saluran Kontrol :Saluran kontrol digunakan untuk mengntrol akses ke saluran alamat dan penggunaan data dan saluran alamat. Karena data dan saluran alamat dipakai bersama oleh seluruh komponen, maka harus ada alat untuk mengontrol penggunaannya. Sinyal-sinyal kontrol melakukan transmisi baik perintah maupun informasi pewaktuan diantara modul-modul sistem. Sinyal-sinyal pewaktuan menunjukkan validitas data dan informasi alamat. Sinyal-sinyal perintah mespesifikasikan operasi-operasi yang akan dibentuk. Umumnya saluran kontrol meliputi : memory write, memory read, I/O write, I/O read, transfer ACK, bus request, bus grant, interrupt request, interrupt ACK, clock, reset.

Baca Juga :

Interkoneksi Antar Komponen

Interkoneksi Antar Komponen

Interkoneksi Antar Komponen

Interkoneksi Antar Komponen
Interkoneksi Antar Komponen

Penjelasan BUS ( Interkoneksi antar bagian utama komputer)

Bus merupakan lintasan komunikasi yang menghubungkan dua atau lebih perangkat komputer. Karakteristik penting sebuah bus adalah bahwa bus merupakan media transmisi yang dapat digunakan bersama. Sejumlah perangkat yang terhubung ke bus dan suatu sinyal yang ditransmisikan oleh salah satu perangkat ini dapat ditermia oleh salah satu perangkat yang terhubung ke bus. Bila dua buah perangkat melakukan transmisi dalam waktu yang bersamaan, maka sinyal-sinyalnya akan bertumpang tindih dan menjadi rusak. Dengan demikain, hanya sebuah perangkat saja yang akan berhasil melakukan transimi pada suatu saat tertentu.

  1. Fungsi Bus : membawa data antar bagian utama komputer , data berupa data atau intruksi Komponen utama computer.
  • MAR : Tempat untuk menampung alamat memori berikutnya yang akan dibaca/ditulis.
  • MBR : Tempat untuk menampung data yang akan ditulis ke memori atau data yang akan dibaca dari memori.
  • I/O AR : Tempat untuk menampung alamat device yang akan dikontrol.
  • I/O BR : Digunakan untuk menampung data yang dipertukarkan antara device dengan CPU.
  • IR : Menyimpan Intruksi yang baru saja di ambil.
  • PC : Menyimpan alamat intruksi berikutnya

Sumber : https://chicagobearsjerseyspop.com/

Etika Komunikasi Persuasif

Etika Komunikasi Persuasif

Etika Komunikasi Persuasif

Etika Komunikasi Persuasif
Etika Komunikasi Persuasif

Etika Komunikasi Persuasif

Etika komunikasi persuasif adalah seperangkat aturan-aturan dalam mempraktekkan komunikasi persuasif agar tidak menjadi propaganda.

Larangan Dalam Komunikasi Persuasif

Dalam prakteknya, saat komunikasi persuasif dilakukan maka komunikator tidak diperkenankan untuk:

  1. Menggunakan data palsu, data yang sengaja dirancang untuk menonjolkan kesan tertentu, data yang dengan sengaja diejawantahkan secara salah, dibelokkan, atau bukti yang benar tapi tidak ada hubungannya untuk mendukung suatu pernyataan atau mengesahkan sesuatu.
  2. Tidak diperkenankan secara sengaja menggunakan alasan yang meragukan atau tidak masuk diakal (tidak logis).
  3. Tidak diperkenankan menyatakan diri sebagai ahli pada subyek tertentu, padahal bukan ahlinya. Tidak diperkenankan juga mengaku telah diberi informasi oleh ahlinya padahal tidak.
  4. Tidak diperkenankan untuk mengajukan hal-hal yang tidak berkaitan untuk mengalihkan perhatian dari isyu yang sedang menjadi perhatian. Di antara hal-hal yang paling sering digunakan untuk mengalihkan perhatian adalah perilaku sengaja menyerang karakter individu yang menjadi lawannya, pembelaan dengan menggunakan kebencian dan (bigotry) sebagai alasan. (Innuendo), penggunaan istilah “Tuhan” atau “setan” yang dapat menyebabkan/ mengundang keadaan tegang namun tidak mencerminkan reaksi positif atau negatif yang sebenarnya.
  5. Tidak diperkenankan untuk meminta kepada target sasaran (pembaca/ pemirsa) untuk mengaitkan ide atau proposal yang diajukan dengan nilai-nilai yang emosional, motif-motif tertentu, atau tujuan-tujuan yang sebenarnya tidak ada kaitannya.
  6. Tidak diperkenankan untuk menipu khalayak dengan menyembunyikan tujuan sebenarnya, atau kepentingan pribadi/ kelompok yang diwakilkan, atau menggunakan posisi pribadi sebagai penasehat saat memberikan sisi pandang tertentu.
  7. Jangan menutup-nutupi, membelokkan, atau sengaja menafsirkan dengan salah angka, istilah, jangkauan, intensitas, atau konsekuensi logis yang mungkin diakibatkan di masa depan.
  8. Tidak diperkenankan untuk menggunakan pembelaan emosional yang tidak disertai bukti, latar belakang, atau alasan yang tidak dapat diterima apabila target penerima memiliki kesempatan dan waktu untuk menyelidiki subyek tersebut sendiri kemudian menemukan sesuatu yang lain/ bertentangan.
  9. Tidak diperkenankan untuk menyederhanakan sebuah situasi yang yang sebenarnya kompleks, sehingga terlihat sebagai hitam dan putih saja, hanya memiliki dua pilihan atau pandangan, dan (polar views).
  10. Tidak diperkenankan untuk mengaku sebuah kepastian sudah dibuat padahal situasinya masih sementara, dan derajat kemungkinan situasi masih dapat berubah sebenarnya lebih akurat.
  11. Tidak diperkenankan menganjurkan sesuatu yang kita secara pribadi sebenarnya juga tidak percaya.

Sumber : https://blog-fiesta.com/

Upacara Adat Di bali ( tribal ceremonies in bali )

Upacara Adat Di bali ( tribal ceremonies in bali )

1. The Tribal Ceremonies Ngaben

Ngaben is a cremation performed Hindus in Bali, the ceremony was conducted for the ancestral spirits menyucian deceased toward the final resting place of burial by doing.
In man has several elements, and all of it driven by the soul / spirit given by the Creator. When the man died, which left only the body roughly only, while the spirit is still there and continues until the end of time eternal. At that time cremation ceremony occurs as a process of purification when the spirit leaves the body rough.
The word itself has a sense of cremation ashes all stock or goal lead on the release of the last of human life. In Hinduism Brahma has some meaning other than as a creator god Brahma is also believed to have meaning as the God of Fire. So the cremation ceremony itself is a process of spiritual purification by fire using fire to be able to go back to the creator, an incarnation of Lord Brahma fire could burn all the filth attached to the bodies and spirits of people who have is death.

Cremation ceremony is considered very important for Hindus in Bali, cremation ceremony is perujudan because of the respect and affection of the people who left, also about the social status of the family and the deceased. With cremation, the family can free spirit / ghost of deeds deeds that have been done the international and deliver them to heaven immortal reincarnated again and again in different forms.
Ngaben done with a series of ceremonies, consisting of various forms of offerings by not forgetting stamped symbols like other rituals that are performed Hindus in Bali. Cremation ceremony in his usual massive dilalukan, this all takes a long, laborious and also cost quite a bit and could lead to cremation is often done in a long time after death.

At the present time the Hindu community in Bali often mass cremation / joint, for which there are less costly cost, where the dead body was temporarily interred in advance to meet the new costs carried on, but for the people and families who are able to do cremation ceremony as soon as possible, for the time being remains buried at home, waiting for a good time. There was less good assumption if the storage remains too long in the house, because the spirit of the deceased to be confused and unsettled, he felt being alive between 2 natural and always wanted to get released.
Implementation Ngaben itself must first consult with the pastor to menetapkankan when a good day to do the ceremony. While waiting for a good day to be set, usually the family and assisted the gang busy doing preparation where the body (Bade / coffin) and a bull-shaped replica made of bamboo, wood, colored paper, which will for the crematorium.
Early in harinyasaatupacara is implemented, the entire keluargadanmasyarakat will gather to prepare the ceremony. Before the ceremony held prior bodies cleaned / washed, baths pelaksaaan process led by a priest or someone of caste Bramana.
Once the process is complete baths, corpse makeup dressed in traditional Balinese clothes, and all family members gathered to pay their respects and prayers accompanied the consecrated souls may find peace and are in a better place.
Bodies that have been washed and dressed in the clothes placed in “Bade / coffin” and on the stretcher in a gang, all members of the family and society berbarisdidepan “Bade / coffin”. During the way to the ceremony Ngabentersebut when any intersection or junction, Bade / casket will be rotated around three times, it is believed that the spirits are confused and do not come back again, in the release of the body no sobs, no good for the body, as if not willing to deliver the kepergiannya.Arak procession accompanied by the sound of gamelan departure corpse, chanting suci.Pada the front and back Bade / stretcher coffin that contained a white cloth that has meaning as a bridge for the spirit to be able to get to the place of origin.

After arriving at the location or the burning grave that had been prepared, the corpse in the input / put on / in the “Replica shaped ox” that had been prepared by first priest or a caste Brahmin and chant prayers and ceremonies Ngaben implemented, then “Cow” burned to ashes. Ashes from cremation is inserted into the ivory coconuts and then in larungkan / dihayutkan into the sea or rivers are considered sacred.

Artikel lainnya : https://tutorialbahasainggris.co.id/motivation-letter-5-cara-dan-contoh-membuat-motivation-letter-bahasa-inggris/

From the above it can be concluded that pemamaparan cremation is a Balinese cremation ceremony at a sacred and exalted time, the ceremony was an expression of respect which is intended for people who have died. The ceremony is always performed in the large and festive, not all Hindus in Bali to implement because it requires no small cost. All that comes from the creator of his day will come back again and all it has to be believed and ihklaskan. Man was born and later died were all closely associated with charitable deeds for the world.

Baca Juga :

Biografi Letjend Anumerta S parman Versi Bahasa Inggris

Biografi Letjend Anumerta S parman Versi Bahasa Inggris

Name: Lieutenant General Posthumous S. Parman
Born: Wonosobo, Central Java, August 4, 1918
Religion: Islam
Last Public Education: School of Medicine (did not graduate)
Other Education: Kenpei Kasya Butai
Army Education: Military Police School, USA.
Work Experience: Bureau Kenpeitai

Military Career:
– In 1964, Assistant Minister / Commander of the Army (Men / Army Commander)
– In 1959, Indonesian military attache in London
– The staff at the Ministry of Defence
– March 1950, Chief of Staff, G
– December 1949, Chief of Staff of the Military Governor of Jakarta.
– In 1945, Chief of Staff of the Military Police Headquarters (PT) in Yogyakarta
– People’s Security Army (TKR)
Signs Respect: Heroes of the Revolution
Died: Jakarta, October 1, 1965
Buried: Kalibata Heroes Cemetery in Jakarta

Lt.. Posthumous Siswondo Parman was born in Wonosobo, Central Java, August 4, 1918. He is one of the seven heroes of the revolution and PKI depicting victims. Men born in Wonosobo, Central Java is an intelligence officer, so much to know about the secret activities of the PKI that is why he is one among the officers who rejected the plan to form the Fifth Force PKI consisting of workers and peasants. Rejection makes hostility and murder victims PKI. Who had attended general education level is elementary school, middle school, and the School of Medicine. But before completing his doctor, the Japanese army had occupied the Republic that a medical degree was not until he has made.
After not being able to continue medical school, he had worked at the Bureau Kenpeitai. There he was suspected of Japan so arrested, but was soon released. After that, he instead was sent to Japan for education on Kenpei Kasya Butai. Upon his return to his homeland again to work on Kempeitai Bureau.Beginning his career in the military starts by following the People’s Security Army (TKR) is an Indonesian Army was formed after the proclamation of independence. At the end of bulanDesember, in 1945, he was appointed Chief of Staff of the Military Police Headquarters (PT) in Yogyakarta.

During the Dutch Military Aggression II, he also fought with a guerrilla war. In December 1949 he was assigned as Chief of Staff of the Military Governor of Jakarta. One success when it was unpacked secret Army movement Ratu Adil (APRA), which will conduct its operations in Jakarta under the leadership Westerling. Subsequently, in March 1950, he was appointed Chief of Staff G. And a year later sent to the United States for his education at the Military Police School.

Upon his return from the United States, he was assigned to the Ministry of Defence for a while and then was appointed Military Attache RI in London in 1959. Next five years, ie in 1964, he was assigned as Assistant Minister / Commander of the Army (Men / Army Commander) with the rank of Major General. While serving Assistant Minister / Commander of the Army (Men / Army Commander), the effect of PKI is also emerging in Indonesia. The Communist Party is to feel close to the President and most of the people had been affected. However, as an intelligence officer, S. Parman previously had a lotknow the secret activities of the Communist Party. So when the Communist Party proposed that the workers and peasants armed or called by the Fifth Force. He along with most other Army officers rejected the proposal containing the hidden intent. On the basis of that then himself despised by the PKI.

So the rebellion launched by PKI dated 30 September 1965, he became one of the targets to be kidnapped and killed. And on October 1, 1965 morning, Lieutenant. TNI Posthumous S. Parman along with six other officers that Gen.. Posthumous TNI Achmad Yani; Lieutenant. Posthumous TNI Suprapto; Lieutenant. Posthumous TNI M.T. Haryono; Major General. Posthumous TNI D.I. Panjaitan; Major General. Posthumous TNI Sutoyo S, and Capt. Pierre Tendean Czi Posthumous successful military kidnapped then murdered and his body was blindly inserted into the old well in the Crocodile Hole without humanely.

Artikel Lainnya : https://tokoh.co.id/biodata-blackpink-all-member-dan-fakta-terlengkap/

Crocodile Hole WellsS. Parman died as heroes of the revolution to defend Pancasila. Together with six other officers he was buried in the Garden of Eating Heroes Kalibata. Previous rank of Major General was then raised one level to Lieutenant General in recognition of his services.

Miracle Pancasila MonumentTo commemorate the heroes, the New Order government ditetapkanlah October 1 each year as well as Pancasila Miracle Day as a national holiday. And in the Crocodile Hole, East Jakarta, in front of the old well where the body was found, built monument to the background is a statue of the seven heroes of the revolution. Miracle Tugu monument called Pancasila.

Baca Juga :