Manifestasi Klinik

Manifestasi Klinik

            Merupakan jalan pencernaan yang luas dan beratnya serangan dapat berubah yang bersifat refersibel, baik secara spontan maupun dengan pengobatan. Penyakit fungsional utama kedua adalah gejala-gejala dari IBS (Iritable Bawel Syndrome) sindrom iritasi usus besar. Gejala-gejala dari IBS berasal dari usus kecil dan besar. Gejala-gejala dari IBS termasuk nyeri perut yang disertai dengan pergantian-pergantian dalam gerakan-gerakan usus (pembuangan air besar) terutama sembelit atau diare.

            Sesungguhnya dyspepsia dan IBS adalah penyakit yang saling tumpang tindih karena sampai dengan separuh pasien dengan IBS juga mempunyai gejala-gejala dari dyspepsia. Suatu kelainan fungsional ketiga nyeri dada. Nyeri ini mungkin meniru namun ia tidak berkaitan dengan penyakit jantung.

1.5.            Diagnosa

            Dyspepsia didiagnosa terutama berdasarkan gejala-gejala khas dan penyampingan (eksklusi) dari penyakit-penyakit pencernaan yang bukan fungsional (termasuk penyakit-penyakit yang berkaitan dengan asam).

1.6.            Gambaran Klinis

Pada umumnya gambaran klinis dapat digambarkan sebagai berikut:

  1. Merasakan sakit atau tidak nyaman di perut bagian atas
  2. Merasakan mual dan muntah
  3. Penggelembungan perut dengan atau tanpa gas dalam perut yang meningkat.

Sumber :

https://finbarroreilly.com/