Layanan Kedokteran Nuklir Segera Tersedia di Surabaya

Layanan Kedokteran Nuklir Segera Tersedia di Surabaya

Layanan Kedokteran Nuklir Segera Tersedia di Surabaya

Layanan Kedokteran Nuklir Segera Tersedia di Surabaya
Layanan Kedokteran Nuklir Segera Tersedia di Surabaya

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini beserta jajarannya melakukan rapat koordinasi untuk meningkatkan inovasi pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soewandhi dan RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH). Ada dua pelayanan yang akan digarap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, yakni Radioterapi di RSUD dr Soewandhi dan Kedokteran Nuklir di RSUD BDH.

Pertemuan yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Sedap Malam Surabaya tersebut

dihadiri pula para akademisi dari berbagai universitas dan Badan Tenaga Nuklir Nasional. Dalam kesempatan itu, Wali Kota meminta dukungan penuh kepada pihak-pihak terkait untuk mewujudkan dua pelayanan itu.

“Saya berharap para dokter untuk membantu pelayanan itu, terus terang saya kasihan para pasien penyakit kanker yang menunggu antrian untuk radioterapi terlalu lama,” kata Wali Kota Risma.
Baca Juga:

Wali Kota Risma Pastikan Perizinan di Surabaya Berasaskan Kemudahan
Pemkot Surabaya Ingatkan Kesiapan Hadapi Perdagangan Bebas
Kabag Humas Pemkot Surabaya Dipindahtugaskan
Ini Penjelasan Regulasi PPDB SMP di Surabaya

Ia menjelaskan, para pasien penderita penyakit kanker selama ini menunggu antrean untuk radioterapi kurang lebih minimal 4 – 6 bulan.

Sebelum itu, mereka hanya rawat jalan dan terapi pada umumnya. Karena itu kemudian pihaknya tergerak untuk menciptakan inovasi pelayanan radioterapi. Hal ini mengingat jumlah rumah sakit di Surabaya yang menyediakan pelayanan tersebut hanya beberapa.

“Nantinya ini akan sangat membantu para pasien, kalau perlu ruangannya didesain berbeda agar tidak seperti di rumah sakit. Mari kita bantu mereka bersama-sama,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita menyampaikan,

pembaharuan pelayanan ini akan secepatnya direalisasikan. Meskipun sebelumnya radioterapi dan kedokteran nuklir sudah pernah diterapkan di RSU dr Soetomo. Namun, seiring berjalannya waktu pelayanan itu sudah tidak ada.

“Ada beberapa rumah sakit, seperti Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL), Adi Husada, yang menerapkan sistem pelayanan radioterapi. Tetapi untuk Kedokteran Nuklir hanya ada di empat kota besar di Indonesia saja,” paparnya.

Ia memastikan bahwa inovasi tersebut sengaja disiapkan untuk melayani warga Kota Surabaya. Meskipun sebelumnya RSU dr Soetomo juga pernah memiliki pelayanan itu

 

Sumber :

https://danuaji.dreamwidth.org/407.html