Kendala dalam Pengelolaan Perpustakaan

  1. Kendala dalam Pengelolaan Perpustakaan

Meningkatnya kebutuhan pengguna akan informasi yang akurat, bernilai, relevan, dan tepat waktu akan menghadapkan profesi pustakawan pada tantangan yang semakin berat dan kompleks. Sampai saat ini masih banyak terdengar keluhan sulitnya mendapatkan informasi yang tepat, akurat, relevan, murah dan cepat. Hampir seluruh pengguna menginginkan informasi yang dibutuhkan dapat diperoleh dengan cepat, tepat, akurat dan efisien, baik dari segi waktu dan biaya. Tingkat kenyaman pengguna dalam menikmati layanan informasi juga masih belum terpenuhi. Semuanya ini merupakan tantangan yang perlu segera dipikirkan dan disiasati dengan model pembaharuan dalam etos kerja dan kinerja pustakawan ke arah yang lebih “proaktif dan inovatif”. Konsekuensi logis dari tuntutan pembaharuan tersebut adalah melakukan pembenahan yang menyeluruh. Pustakawan dituntut agar dapat mengeksplorasi cara baru guna mengembangkan produk yang dapat ditawarkan ke pengguna untuk memperoleh akses informasi serta meningkatkan kualitas layanan untuk kepentingan pengguna. Saatnya pustakawan yang profesional menyediakan jasa layanan prima. Perpustakaan, dalam upayanya mendukung perguruan tinggi yang bertaraf internasional, masih menghadapi kendala yang cukup kompleks dan beragam, mulai dari birokrasi yang rumit, sumber daya manusia yang tidak profesional hingga pendanaan yang macet atau tersendat-sendat dalam setiap kegiatan pengembangan perpustakaan.

Disamping permasalahan yang cukup kompleks tersebut, hingga saat ini belum ada undang-undang mengenai sitem nasional perpustakaan. Undang-undang yang berfungsi sebagai payung hukum yang mengikat pemerintah dan warga negara dalam tatalaksana perpustakaan di seluruh Indonesia sebagai satu kesatuan sistem nasional. Sistem nasional perpustakaan yang berfungsi sebagai prasarana atau infrastruktur bagi pengelolaan dan wadah pendayagunaan seluruh sumber informasi untuk kepentingan masyarakat dalam rangka pembelajaran sepanjang hayat.

Rendahnya minat baca masyarakat juga harus menjadi inspirasi tersendiri bagi seorang pustakawan. Bagaiman seorang pustakawan mampu menumbuhkan minat baca masyarakat tersebut. Lebih menyenangkan lagi jika seorang pustkawan juga berprofesi sebagai seorang penulis buku yang terkenal. Hal itu dapat mendorong masyarakat untuk memiliki rasa penasaran dan akhirnya tertarik untuk datang ke perpustakaan.