Begini Cara Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Sekolah

Begini Cara Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Sekolah

Begini Cara Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Sekolah

Begini Cara Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Sekolah
Begini Cara Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Sekolah

Badan Narkotika Nasional (BNN) mencatat diperkirakan 40 – 50 orang meninggal

dunia per hari karena narkoba (Potensi Loss Generation). Pengguna narkoba di Indonesia mencapai 5,1 juta orang, dan itu terbesar di Asia. Dari jumlah itu, 40% di antaranya berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas (PSMA), Dinas Pendidikan Jawa Barat, Yesa Sarwedi mengatakan data yang diperoleh dari BNN, banyak anak usia sekolah yang melakukan penyalahgunaan narkoba. Yesa menekankan Dinas Pendidikan Jawa Barat akan mendukung dan bekerja sama dengan BNN dalam memberantas penyebaran narkotika khususnya di pendidikan jenjang menengah

“Tadi dipaparkan 30 persen usia sekolah sudah tekena narkotika.

50 persen selanjutnya adalah pekerja. Tapi usia pekerja itu pun dimulai dari umur 15 tahun. Itu pun masih usia sekolah,” ujar Yesa

Menurut Buku Pencegahan Bahaya Narkoba di Lingkungan SMP & SMA / SMK Sederajat yang dikeluarkan oleh BNN, penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah menjadi sangat mengkhawatirkan. Sebagai Remaja perlu bersiap diri untuk terus memproteksi diri agar tidak terjerumus dengan melibatkan diri pada aktivitas yang positif. Apalagi umumnya para pengedar mencari tempat-tempat yang sepi, jarang dipantau oleh guru atau keamanan sekolah.

Maka dari itu, BNN melakukan beberapa strategi untuk menekan

penyalahgunaan narkoba di sekolah. Pendidikan akan bahaya penyalahgunaan narkoba di sekolah-sekolah juga merupakan salah satu bentuk kampanye anti penyalahgunaan narkoba. Kurangnya pengetahuan yang dimiliki oleh siswa-siswi akan bahaya narkoba juga dapat memberikan andil terhadap meluasnya penyalahgunaan narkoba dikalangan pelajar.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan di lingkungan sekolah untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di sekolah. Pertama, kumpul bersama keluarga, konseling sebaya, membentuk Anti Drug Abuse (ADA) Crew, aktif mengikuti ekstrakulikuler dengan kegiatan positif dan kreativitas anti drugs seperti graffiti, karikatur, yoyo, hingga recycle on drugs abuse prevention.***

 

Sumber :

https://egriechen.info/mandi-wajib/