344 Siswa SLB SMP Siap Ikuti Unas

344 Siswa SLB SMP Siap Ikuti Unas

344 Siswa SLB SMP Siap Ikuti Unas

344 Siswa SLB SMP Siap Ikuti Unas
344 Siswa SLB SMP Siap Ikuti Unas

SUMUR BANDUNG – Sekitar 344 siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) tingkat Sekolah Menengah

Pertama (SMP) akan mengikuti Ujian Nasional (Unas) pada Mei mendatang. Menurut Kasi Kurikulum Pendidikan Luar Biasa Dinas Pendidikan Jawa Barat, Ester Miory Dewayani, jumlah tersebut dianggap lebih sedikit dibandingkan siswa SLB tingkat SMA.

”Kalau dibandingkan siswa SLB SD jumlahnya akan jauh lebih banyak,” katanya kepada Bandung Ekspres kemarin (12/2).

Menurutnya, pelaksanaan Unas SLB tingkat SMP sama seperti pelaksanaan Unas SLB tingkat SMA. Yang membedakan hanya segi jumlah siswa yang mengikuti Unas saja.

Saat ditanya kenapa jumlahnya lebih sedikit? pihaknya mengatakan, banyak di antara para siswa

tidak melanjutkan ke sekolah lanjutan. Ada banyak faktor sebenarnya yang melatarbelakangi hal tersebut.

Akan tetapi, pihaknya menepis jika siswa SLB ada tinggal kelas. Pihaknya menegaskan, pada SLB tidak kata tinggal kelas. Para siswa biasanya hanya belum mampu untuk ke tingkat selanjutnya.

”Di sini yang harus sabar adalah para guru yang mengajar siswa tersebut,” ungkapnya.

Sementara menurut Kepala Bidang PLB Disdik Jawa Barat Dadang Rahman, untuk menghentikan siswa PLB putus sekolah, pihaknya telah menganggarkan beasiswa. ”Ada tiga macam beasiswa, baik dari pemprov atau dari pusat,” katanya.

Diakui olehnya, pendidikan untuk siswa berkebutuhan khusus memiliki biaya yang cukup besar

dibandingkan siswa yang lainnya. Untuk mengurangi siswa yang berkebutuhan khusus berhenti sekolah, pihaknya memiliki ragam program. Untuk itu, tidak ada alasan lagi bagi siswa berkebutuhan khusus tidak sekolah.

Apalagi, jika siswa berkebutuhan khusus tersebut bisa bersekolah di sekolah umum, pihaknya juga memberikan beasiswa dan tunjangan bagi sekolah tersebut. ”Ini sudah komitmen dari pemerintah provinsi Jawa Barat untuk mengentaskan siswa yang putus sekolah. Dan ini sudah berlangsung cukup lama,” pungkasnya.

 

Baca Juga :